Cerita Lucu

banyak kejadian lucu disekitar kita, atau  kita mendapatkan ceritanya dari orang lain. berikut berberapa cerita lucu yang bisa saya bawakan:

 

1.  Ular di Atas Kasur

listrik masuk wilayah kecamatan kami pada tahun 1986, kejadian ini terjadi sebelum listrik masuk. diceritakan bahwa, dulu di desa kami terkhusus blok kami penduduknya masih sangat sedikit, jarak antar tetangga lumayan jauh, antar rumah dipisahkan oleh kebon pekarangan yang luas, senja saat itu dimusim hujan, namun hujan telah berhenti, rintik hujan masih sedikit terasa.

 kami waktu itu masih kecil dan enggan luntuk turun ketanah karena dingin dan becek yan menyergap. di rumah-rumah telah dinyalakan lampu cempor dan petromax bagi yang punya.

tiba-tiba kami dikejutkan dengan kegaduhan dirumah gubuk sebelah pekarangan rumah kami, sangat ribut, ” ula-ula!” (ular-ular) terdengar teriankan bernada panik. spontan kami yang malas untuk turun tertarik untuk beranjak menuju sumber suara.

terus terdengar teriakan “ula-ula” disusul dengan suara “buk…buk…buk” terdengar suara pukulan.. ” matia-matia” (matilah-matilah)

dalam waktu singkat ahirnya terkumpul banyak orang disekitar gubuk tersebut. kerumunan dan berhamburannya anak-anak dan orang dewasa ke gubuk sebelah memancing orang lain yang melihatnya untuk datang.

“tulung-tuluuuuuuung ulae bli mati-mati!” (tolong-tolong ularnya nggak mati-mati) terdengar suara ketakutan dari dalam rumah.

suasana senja yang temaram ditambah bagian dalam rumah yang hanya diterangi lampu cempor kecil menyebabkan pandangan tidak jelas.

“buk…buk…buk…buk” masik terdengar suara pukulan dari dalam rumah.

”tulung ulae geda pisan ning duwure kasur,,,, eh,,, eh,,, buk…buk…buk…bli mati-mati ” “buk.. buk!”

kepanikan didalam rumah masih belum berahir, teror sang ular masih terus berlanjut.

beberapa orang dewasa yang berbadan kekar mencoba masuk untuk membantu membunuh ular tersebut. nenk penghuni rumah tampak pucat psi, terlhat rona ketakutan yang sangat.

“ulae saban digebuk plalat-plilit bae bli mati-mati deeh wedi pisan kula sih, cung tulung sih cung” tuturnya sambil merengek minta bantuan, ” nderegdeg kabeh badan mbok” ” cung gage cung patenana ulae!” pintanya.

dari dalam rumah terdengar suara pukulan yang jauh lebih keras terdengar “buk….buk…buk…buk”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s