Pemberian Pakan Cupang Saat Beruyak


Hobiis cupang, kali ini saya akan sedikit mengulas tenting pemberian pakan cupang saat masih dalam usia dini, alias beruyak.
Pada saat ikan masih berumur kurang dari empat hari, beruyak masih memiliki cadangan makanan, yang tersimpan dibagian tubuhnya, hal ini dapat kita lihat pada bagian antara persambungan perut dan ekor. Bentuknya menyerupai benjolan yang mengililingi bagian lingkaran tubuh, dengan warna kuning cenderung putih, dan ini merupakan kuning telur sebagia cadangan makanan yaang disiapkan, sampai beruyak mampu berenang secara maksimal dan mencari makan secara mandiri.
Biasanya bantalan kuning telur tadi, akan habis pada hari ketiga atau hari keempat. Maka pada saat inilah waktu yang tepat kita berikan pakan. Banyak pilihan pakan yang dapat kita berikan, namun sebagian besar agak sulit kita dapatkan. Pakan yang tepat sangat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup cupang selanjutnya. Salah dalam memberikan makan dapar membut ikan sakit atau mati, atau pemberian pakan berlebihan akan bersisa, dan bila tidak dibersihkan, sisa pakan tersebut akan mengotori air kolam. Sisa pakan serta kotoran ikan, akan berubah menjadi nitrat kemudian berubah menjadi nitrit selanjutnya diubah menjadi amoniak, nah amoniak inilah. Sumber penyakit yang harus diwaspadai , oleh karena itu, berikaan pakan secukupnya, biarkan pakan tersebut dihabiskan selama lima belas menit, bila masih ada sisa segera buang supaya kebersihan air lebih terjamin.
Para hobiis, berdasarkan pengalaman, pakan beruyak bi,sa berupa, infosuria, daphnia dan masih banyak lagi.
Daphnia atau kita kenal dengan nama kutu air, sering menjadi harga mati yang harus ada saat kita hendak mengawinkan cupang. Ketersedian kutu air yang bagus, hampir sudah dapat kita pastikan akan keberhasilan untuk beternak.
Namun tunggu dulu,. semua ada caranya. Jangan sampai para pemula mencoba, asal coba saja. Dengan mengetahui ketepatan waktu pemberian, jenis pakan dengan dosisnya alias banyaknya, dan tentu umur beruyak itu sendiri tentunya.
Cupang semasa masih beruyak tentunya memiliki ukuran mulut yang kecil, bahkan sangat kecil. Sehingga kita harus memberikan pakan yang ukurannya sesuai dengan mulutnya, dan itu sebabnya sebagaimana saya paparkan diatas, bila ketersediaan stok kutu air, menjamin 80% keberhasilan dalam beternak. Sebab kutu air yang disaring tentunya memiliki ukuran yang sangat kecil sesuai dengan mulut beruyak.
Adapun untuk seberapa banyak jumlah pakan yang kita berikan, hal ini tergantung berapa banyak beruyak yang ada, dan berapa umur dari beruyak-beruyak tersebut, namun secara prinsip adalah SELALU TERSEDIAnya pakan dalam kolam, tapi tetap tidak berlebihan dari sisi jumlah. Ingat kutu air umumnya mampu hidup sampai 2 hari, dan hal ini juga tergantung keaadaan airnya. Pemberian kutu air yang berlebihan dan dengan sisa yang tak termakan akan membuat air jadi kotor, kotoran tersebut bersumber dari sisa pakan dan sisa kotoran ikan itu sendiri sebagai hasil ahir proses metabolisme.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s